Lukisan

Penerangan mengenai lukisan Fedor Vasilyev "Paya di hutan"

Penerangan mengenai lukisan Fedor Vasilyev


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

Lukisan "Paya di Hutan" dilukis oleh seniman Rusia Vasiliev dari tahun 1871 hingga 1873. Semasa memperbanyak plot, penulis memilih rawa di semak belukar yang dikelilingi oleh warna pohon musim gugur yang rimbun di langit yang mendung.

Berbanding dengan karya lain dari Vasiliev, karya ini kelihatan seperti kanvas yang belum selesai. Dapat diandaikan bahawa seniman, jika dia ingin mencairkan sedikit warna beberapa bekas kanvas, yang ditekankan dalam karyanya dengan sebatan yang jelas cahaya warna musim gugur yang hangat. Sepasang bangau putih, yang terletak di latar depan, memberikan kanvas kebangkitan semula jadi.

Untuk mencerahkan pemandangan musim luruh ini, yang menyampaikan suasana alam yang menyedihkan, penulis, seperti biasa, menulis langit dengan gaya ribut petir, yang hanya menekankan kontrasnya dengan pohon dan rumput yang kusam, yang sangat terang. Kebun birch kecil Vasiliev hanya sedikit digariskan dengan pukulan ringan. Dia sepertinya membilas dahannya di kolam hutan kecil, yang sangat bersih sehingga pantulan awan juga terlihat. Alam layu sudah terasa sedikit, tetapi tetap tidak berlaku ...

Dengan keharmonian warna musim luruh yang luar biasa, kanvas Paya di Hutan menyerupai kisah dongeng musim luruh yang romantis, agak sedih, tetapi pada masa yang sama sangat elegan dan berwarna-warni. Dan unggun api musim gugur dari pohon-pohon merah terang di tengah-tengah gambar dengan latar belakang rumput yang layu dan daun yang jatuh, terutama di tengah-tengah langit yang mencemaskan ribut, nampaknya mengatakan bahawa itu tidak begitu menyedihkan.

Dan matahari, pasti, akan segera menerangi bumi dengan sinar cahaya, kerana ribut petir, tidak kira seberapa kuat, masih merupakan fenomena sementara. Tetapi selepas itu, sebagai peraturan, terdapat kemas kini yang tajam. Ramai orang sangat menyukai gambar ini, malah mereka membacanya sebagai simbol optimisme.





Gadis di Artis Bola


Tonton videonya: Institut Seni Indonesia Yogyakarta The Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta - A Profile (Februari 2023).